Pemerintah Segera Salurkan BSU Sebesar Rp600.000 untuk Pekerja

Pemerintah bersiap untuk menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) kepada pekerja dengan penghasilan maksimal Rp3,5 juta per bulan. Besaran BSU yang akan diterima adalah Rp600.000 untuk dua bulan sekaligus.

Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Hubungan Antar Lembaga, Estiarty Haryani, mengungkapkan bahwa anggaran untuk BSU telah dicairkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan saat ini proses penyaluran sedang dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

“Penyaluran BSU sedang diproses, sedang kami upayakan di minggu kedua sudah cair ke pekerja penerima bantuan. Insya Allah,” kata Estiarty, usai acara Futuremakers Youth Employability Programme, di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Dia menambahkan bahwa ketentuan terkait BSU diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 5 Tahun 2025, yang merupakan perubahan atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 10 Tahun 2022. Peraturan ini baru saja diterbitkan hari ini dan berisi pedoman pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh.

Menurut permenaker tersebut, penerima BSU harus memenuhi syarat seperti warga negara Indonesia dengan nomor induk kependudukan, peserta aktif jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai April 2025, dan memiliki gaji/upah maksimal Rp3,5 juta per bulan.

“BSU nanti diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp300.000 per bulan untuk dua bulan sekaligus, jadi setiap pekerja yang memenuhi syarat akan mendapat BSU sebesar Rp600.000,” ungkap Estiarty.

Estiarty juga menjelaskan bahwa meskipun tidak ada angka pasti mengenai jumlah pekerja yang akan menerima BSU, penyaluran bantuan ini didasarkan pada kriteria yang ditetapkan dan ketersediaan anggaran dalam daftar isian pelaksanaan anggaran Kementerian Ketenagakerjaan.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, juga menyatakan bahwa pemerintah berharap BSU dapat dicairkan tepat sasaran dan membantu meningkatkan daya beli masyarakat.

  • Related Posts

    Indonesia Mulai Impor Minyak dari Amerika Serikat

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa impor minyak mentah dari Amerika Serikat sudah dimulai. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengalihkan pasokan minyak yang sebelumnya…

    Harga BBM Subsidi Stabil Meski Harga Minyak Dunia Naik Drastis

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi seperti Pertalite tidak akan mengalami kenaikan meskipun harga minyak dunia melonjak akibat eskalasi…