Dampak Penutupan Pemerintah AS Terhadap Ekonomi

Penutupan pemerintah di Amerika Serikat (AS) telah berdampak buruk dengan mengakibatkan kerugian ekonomi sebesar 15 miliar dolar AS setiap hari, atau setara dengan Rp249,2 triliun, menurut pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada hari Rabu. “Saya telah mencatat kerugian terhadap perekonomian, mungkin hingga 15 miliar dolar AS per hari,” jelas Bessent kepada CNBC saat ditanya mengenai dampak penutupan tersebut terhadap ekonomi.

Dimulainya tahun fiskal baru di AS pada 1 Oktober seharusnya menandai awal dari anggaran yang telah disepakati, namun gagal disetujui oleh Kongres, menyebabkan pemerintahan tidak dapat beroperasi dengan baik. Situasi ini mengakibatkan penghentian sementara aktivitas beberapa lembaga pemerintah yang bergantung pada dana dari Kongres.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa penutupan pemerintah bisa menjadi kesempatan untuk merekrut staf baru dan melakukan pemotongan gaji. Dia juga menuduh bahwa kebuntuan anggaran disebabkan oleh Partai Demokrat, sementara Gedung Putih berusaha memanfaatkan momen ini untuk menyingkirkan program-program yang tidak didukung Partai Republik.

  • Related Posts

    Iran jadikan aset ekonomi AS sebagai target serangan

    Iran telah memasukkan aset ekonomi Amerika Serikat ke dalam “daftar target” serangan, menurut laporan Fars News Agency, Minggu (8/3). Mengutip seorang pejabat Iran yang berbicara secara anonim, kantor berita itu…

    Harapan Iran terhadap Sikap Tegas D-8 atas Aksi AS dan Israel

    Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan harapannya agar D-8 dapat secara tegas mengutuk aksi serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Menurut Dubes Boroujerdi,…